Pertemuan Strategis Lembaga dengan AIMSS Asia Global Network (MGN): Mendorong Kolaborasi Pendidikan Internasional

Alhamdulillah, telah terlaksana pertemuan resmi antara pihak lembaga dengan AIMSS Asia Global Network (MGN) dalam rangka memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan. Kegiatan ini diselenggarakan secara daring pada hari Selasa, 14 April 2026, pukul 10.00 hingga 10.45 WIB, dan berlangsung dengan lancar serta penuh semangat kolaboratif.

Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan dari AIMSS Asia Global Network, yaitu Dr. Mutawakil Abu Latif Al-Fadmi selaku CEO, Encik Amirul Zaki sebagai Direktur Pengembangan, serta Ustazah Fatima Muhammad dari Layanan Mahasiswa. Sementara itu, dari pihak lembaga turut hadir unsur pimpinan dan perwakilan dari berbagai divisi, antara lain Al-Majlis Al-Isyrafy, Mudir STAI, Yayasan, At-Tibyan, serta I’lam.

Agenda utama dalam pertemuan ini adalah pengenalan AIMSS Asia Global Network (MGN), sebuah jaringan internasional yang bertujuan menghubungkan berbagai universitas dan institusi pendidikan guna meningkatkan kualitas pendidikan melalui kolaborasi global yang terarah dan berkelanjutan.

Dalam pemaparannya, pihak AIMSS Asia menjelaskan bahwa MGN dibentuk sebagai wadah sinergi bagi lembaga pendidikan yang memiliki visi dalam menyebarkan ilmu yang bermanfaat. Jaringan ini tidak hanya berkembang di kawasan Asia, tetapi juga telah menjangkau beberapa negara di Afrika Timur seperti Tanzania, Uganda, dan Burundi, menunjukkan ekspansi global yang signifikan.

Menariknya, keanggotaan dalam MGN tidak dipungut biaya, namun setiap lembaga yang bergabung diharapkan memiliki komitmen yang kuat dalam pengembangan institusi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh jaringan tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa MGN lebih menekankan pada kualitas dan keseriusan lembaga dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Dalam diskusi tersebut, disampaikan pula empat pilar utama yang menjadi kriteria keanggotaan MGN. Pertama, lembaga diharapkan mampu mengadopsi teknologi pendidikan modern, khususnya melalui penggunaan platform “Alef Be” untuk pembelajaran Bahasa Arab yang didukung oleh wakaf Al-Rajhi.

Kedua, pengembangan sumber daya manusia, khususnya guru dan dosen, menjadi fokus penting. MGN menyediakan peluang beasiswa pendidikan lanjutan (S2 dan S3) di berbagai universitas di Arab Saudi bagi tenaga pengajar dari lembaga anggota.

Ketiga, lembaga diharapkan menyelenggarakan kegiatan siswa yang inovatif, seperti program pengembangan kepemimpinan dan keterampilan (soft skills), guna mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan sosial yang baik.

Keempat, kontribusi terhadap masyarakat atau khidmah masyarakat menjadi salah satu indikator penting. Lembaga anggota diharapkan aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.

Selain itu, pihak AIMSS Asia juga memaparkan berbagai manfaat yang akan diperoleh lembaga yang tergabung dalam jaringan MGN. Di antaranya adalah sertifikat keanggotaan internasional sebagai bentuk pengakuan kualitas institusi di tingkat global.

Tidak hanya itu, siswa dari lembaga anggota juga akan mendapatkan prioritas dalam program beasiswa melalui kerja sama dengan NAMA Foundation untuk melanjutkan studi di negara seperti Arab Saudi dan Malaysia.

MGN juga menawarkan skema Qard Hasan, yaitu fasilitas pinjaman pendidikan tanpa bunga bagi mahasiswa. Program ini memungkinkan mahasiswa untuk membayar biaya kuliah secara bertahap, dengan sistem pembayaran langsung ke universitas tujuan.

Selain itu, tersedia layanan konsultasi gratis bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke Malaysia, sehingga memberikan kemudahan akses informasi dan pendampingan bagi calon mahasiswa.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, telah direncanakan kunjungan lapangan oleh tim AIMSS Asia ke Indonesia pada tanggal 4 hingga 15 Mei 2026, dengan fokus wilayah Jakarta dan sekitarnya, seperti Bekasi dan Bogor.

Dalam hal koordinasi teknis, Encik Amirul Zaki akan berkomunikasi langsung dengan Ustaz Muslim untuk mengatur jadwal kunjungan serta proses administrasi terkait keanggotaan dalam jaringan MGN.

Selain itu, akan dilaksanakan pertemuan daring lanjutan dengan menghadirkan Mudir NAMA Foundation untuk memberikan penjelasan lebih rinci terkait mekanisme pendanaan dan program beasiswa bagi mahasiswa.

Pertemuan ini menjadi langkah awal yang sangat penting dalam membangun kolaborasi strategis antara lembaga dengan jaringan pendidikan internasional. Diharapkan kerja sama ini dapat memberikan dampak positif dalam peningkatan kualitas pendidikan serta membuka peluang yang lebih luas bagi para mahasiswa dan tenaga pengajar.

Dengan adanya sinergi ini, diharapkan lembaga dapat terus berkembang dan berkontribusi dalam mencetak generasi yang unggul, berilmu, dan mampu bersaing di tingkat global.