Pada tahapan implementasi dalam ranah realita, dakwah memiliki kompleksitas yang berkaitan erat dengan aspek sosial, ekonomi, politik, iptek, dan budaya. Dakwah tidak dapat dilakukan semata dengan menyampaikan pesan tanpa mempedulikan masalah nyata masyarakat sebagai objek dakwah. Agar Islam benar-benar dirasakan sebagai solusi, dakwah harus diaplikasikan melalui program-program yang integral dengan layanan sosial kemasyarakatan. Hal ini menuntut pengelolaan yang akuntabel, profesional, dan didukung oleh personal yang memiliki integritas tinggi.
Perjalanan khidmah ini berakar dari pendirian Yayasan Arrisalah Alkhairiyah. Didorong oleh kegelisahan akan kebutuhan lembaga pendidikan dan dakwah yang mampu mencetak kader umat yang berkualitas, yayasan ini didirikan sebagai wadah perjuangan untuk membina masyarakat melalui jalur pendidikan formal dan non-formal.
Pada masa awal pendiriannya, Yayasan Arrisalah Alkhairiyah memfokuskan diri pada pembangunan infrastruktur dakwah dan penguatan literasi Islam. Melalui dedikasi para pendirinya, yayasan ini berhasil memancangkan pilar-pilar besar yang hingga kini menjadi rujukan umat, yaitu:
-
STAI As-Sunnah: Sebuah perguruan tinggi yang didirikan untuk mencetak sarjana-sarjana yang mumpuni secara keilmuan syar’i dan bahasa Arab.
-
Pondok Pesantren At-Tibyan: Sebagai pusat pengaderan santri dalam menghafal Al-Qur’an dan mendalami ilmu agama sejak usia dini.
-
Rumah Quran: Program berbasis masyarakat untuk membumikan Al-Qur’an di berbagai lapisan usia.
-
Media Dakwah: Inisiasi saluran syiar melalui Salam TV dan Radio Arrisalah FM yang jangkauannya terus meluas ke seluruh penjuru Nusantara.
Seiring berkembangnya waktu, kompleksitas permasalahan kemanusiaan dan tuntutan regulasi nasional mengharuskan lembaga untuk melakukan penguatan secara organisasional. Keinginan untuk mengelola potensi sumber daya umat secara lebih luas dan profesional membawa yayasan pada fase transformasi.
Pada tahun 2020, sebagai bentuk kepatuhan terhadap perkembangan perundang-undangan dan peraturan pemerintah yang mengatur pengelolaan yayasan sebagai badan hukum, Yayasan Arrisalah Alkhairiyah secara resmi berganti nama menjadi Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah. Perubahan ini dikukuhkan melalui Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia nomor: AHU-0020922.AH.01.04 Tahun 2020.
Kehadiran Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah Deli Serdang saat ini merupakan realisasi dari visi besar untuk mengorganisir potensi umat menjadi program dakwah yang integral dengan layanan sosial lainnya. Dengan dukungan personal-personal yang memiliki kompetensi tinggi, yayasan terus berkomitmen melanjutkan warisan perjuangan yang telah dirintis sejak masa Arrisalah Alkhairiyah, memastikan setiap potensi umat termanfaatkan secara baik dan benar demi terwujudnya tatanan masyarakat yang lebih Islami dan sejahtera.
